Langsung ke konten utama

Postingan

Tentang Ayah

Laki-laki yang hampir seperdua abad, tampan dan bertangan kasar. Dia adalah Ayah saya, yang kalau dirumah lebih akrab saya panggil (papa; dengan sedikit penekanan diujung hurufnya, papa') Tanggungjawab dan kesabaran, membuat saya selalu punya stok cerita tentangnya. Fatherman is good man, meski tak seperti superman atau batman. Papa' tidak punya stok jubah untuk terbang mengangkasa atau baju ketat hitam dan topeng khas untuk menyembunyikan segala hal yang mudah saja terbaca lewat ekspresi wajahnya. Bagi saya, tersenyumnya ia adalah sebuah kesempurnaan tampan seorang laki-laki. Tangan kasar adalah bukti tanggungjawabnya selama ini dalam memberikan semua yang terbaik bagi "keluarga". Laki-laki memang jarang mengeluh, jarang menampakkan perasaan mereka lewat ekspresi, dan begitulah ia laki-laki tampan yag ku kenal sejak dunia ini terlihat dan menyambut tangisku. Tak ada ekspresi berlebihan darinya sebagai seorang ayah, atau bahkan sekedar menyampaikan "bapak ...

Foto Essay : "Nur Rahmawati, Sang Ratu Sepatu"

 1.  Siang telah berganti malam namun Nur belum beranjak dari tempatnya, ia masih sibuk dengan jahitan sepatu yang harus diselesaikannya saat itu juga.   2. Tangannya masih sangat kuat, meski usianya tak lagi muda. Dengan peralatan seadanya ia tetap berusaha untuk menyelesaikan pekerjaannya. 3. Bagi ibu lima anak ini, hidup ditanah rantau memang butuh perjuangan dan perjuangan itu harus dilalui dengan sabar. 4. Beberapa sepatu menunggu untuk diselesaikan malam ini. Setelah selesai, pemiliknya akan datang menjemput sesuai waktu yang telah disepakati. 5. Bekerja siang dan malam Nur tak sendirian, ia selalu ditemani oleh keponakannya. 6. Keah li an Nur tidak hanya sebatas penjahit sepatu dan sandal saja, tapi ia juga sangat mahir memperbaiki tas. 7. Benang-benang yang digunakan untuk menjahit sengaja ia ulur didepannya, agar lebih mudah diambill saat dibutuhkan. 8...